Daftar Ibcbet BNI Online

Lionel Messi dan Frank Rijkaard

July 31st, 2015

12-lionel-messi-karir

Sebagai pemuda belasan tahun, dia mendapatkan kesempatan pertamanya untuk mengembangkan bakatnya sebagai anggota dari kontingen Barca ketika dia mencatatkan penampilan pertama di sebuah parta persahabatan menghadapi Porto tanggal 16 November 2003. Setelah mencatatkan pengaruh yang cepat, mencetak 22 gol di kompetisi junior, Messi yang tengah dalam masa terbaiknya, di akhir 2003, berhasil naik kelas ke tim cadangan; Skuad C, sebelum berhasil memenangkan tempat untuk bermain di Tim B Barcelona, klub divisi dua. Messi, atlet muda saat itu, berhasil mendapatkan pengalaman yang cukup untuk berpartisipasi dalam pertandingan senior, berhadapan langsung dengan pemain profesional terbaik dari Eropa dan luar negeri. Sebuah sekolah situs casino internasional yang luar biasa baginya tentu saja.

Setelah menyaksikan penampilannya di ajang junior tradisional di tanah Spanyol, Frank Rijkaard, pelatih utama Barca saat itu, mengamati Messi – mungkin bukan siswa paling dikenalnya – dan tidak ragu bahwa dia akan jadi pemain hebat berikutnya di planet – mungkin seorang Maradona. Namun demikian, pelatih berpengalaman ini bukan orang pertama yang langsung jatuh hati dengan potensi dari Messi. Di sisi lain, Rijkard juga telah mengembangkan sejumlah pemain muda, termasuk Carles Puyol dan Victor Valdes.

Di usia 17 tahun, Messi punya kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Untungnya, dia tidak mengecewakan pejabat olah raga Barca dan fans sepak bola ketika dia memasuki tingkat tertinggi di kejuaraan Spanyol, dengan melewati banyak pemain senior dan menjadi pemain termuda di liga sepak bola domestic. Inilah salah satu momen terbesar kehidupan Messi di atas lapangan sepak bola.

Didorong oleh pelatihnya saat itu, Frank Rijkaard, Messi, beberapa bulan kemudian, mengukuhkan dirinya dengan klub dengan mencetak gol senior pertamanya menghadapi Albacete Balompi, mennadi pemain bola termuda dari Barcelona yang pernah mencetak di liga sepak bola domestik, di antara turnamen olah raga paling kompetitif di dunia. di semua standar, ini sebuah pencapaian fenomenal. Malahan, Rijkaard memberikan dia fokus pada skema serang tim. Kemudian, Messi berbicara tentang Rijkaard, “Saya tidak akan pernah melupakan fakta bahwa dia yang meluncurkan karir saya, bahwa dia punya keyakinan dalam diri saya ketika saya masih hanya enam belas atau tujuh belas tahun.”

2 pemain bola yang gagal mencapai karir terbaik

August 25th, 2015

2-gianluigi-lentini

Denilson, Brasil

Ketika sebuah klub benar-benar menguras seluruh saldo tabungan di bank untuk membeli pemain ini, maka anda mengharapkan imbalan yang setimpal. Meski jumlah yang luar biasa dibayarkan, transfer 80 juta pons Cristiano Ronaldo ke Real Madrid bisa dianggap sesuai dengan jumlah yang dibayarkan, sementara itu saya yakin ada sejumlah fans Newcastle yang menyesalkan biaya 15 juta pons yang dibayarkan kepada Alan Shearer di tahun 1995. Zidane, Ronaldo, Maradona dan Cruyff adalah mereka yang memecahkan rekor lainnya. Dan ketika semua pemain itu berhasil membayar harga mahal mereka, Denilson jelas masuk ke dalam salah satu daftar pemain termahal yang gagal bersinar.

Setelah tampil memukau di tingkat klub, Denilson menikmati karir nasional yang sukses, memenangkan Copa America dan juga Piala Konfederasi di tahun 1997, sebelum memainkan setiap pertandingan di Piala Dunia 1998 yang berakhir sebagai runner up. Torehan luar biasa itu memaksa Real Betis secara mengejutkan memecahkan rekor transfer, mengambil alih peraih rekor sebelumnya (rekan kompatriotnya Ronaldo) dan menjadikan dia pemain pertama yang melewati angka 20 juta pons. Sayang sekali bagi fans betis, hal tersebut tidak sejalan dengan perkembangan karir Denilson selanjutnya. Setelah dua musim tanpa hasil yang membuat klub terdegradasi, Denilson, yang dipinjmakan ke tanah kelahirannya, menjadi bagian dari pemain biasa di sisa lima tahun berikutnya, tidak pernah bersinar sama sekali dan menjadikan dia pemain yang dilupakan.

Gianluigi Lentini, Italia

Transfer 13 juta pons membuatnya jadi pemain dengan rekor transfer pada masanya ketika dia pindah ke AC Milan. Meski bermain dengan baik dan meraih gelar Serie A dalam musim pertamanya dia tidak bisa benar-benar tumbuh sebagai pemain bintang, tidak seperti pemain lainnya, ada momen penting dalam hidupnya yang membuat dia tidak bisa melanjutkan karirnya.

Di usia 24 tahun, Lentini terlibat kecelakaan mobil yang bukan hanya membuatnya terancam kehilangan karirnya saja, tetapi juga hidupnya. 2 hari dalam koma membuatnya menderita patah tulang tengkorak dan juga kerusankan pada mata, meski dia berhasil pulih, dia tidak pernah bisa normal kembali. Meski masih bisa bermain, karirnya justru meredup dan harga jualnya menurun ketika Milan hanya menjualnya dengan harga 2 juta pons.

Trio Belanda AC Milan: Rijkaard, Gullit, van Basten

August 20th, 2015

2-ac-milan-dutch-trio

AC Milan melewati periode yang luar biasa dalam sejarah klub lewat kehadiran dari trio Belanda ini. Ruud Gullit, Frank Rijkaard dan Marco van Basten memainkan peran besar dalam kesuksesan klub di akhir 80’an dan pertengahan 90’an. Gelar-gelar nasional dan internasional berhasil dibawa ke Milan dan hingga hari ini fans Milan dan mantan pemain masih mengungkapkan rasa syukurnya.

Gullit dan Van Basten bergabung dengan klub di tahun 1987, Rijkaard satu tahun kemudian. Awalnya, Gullit yang memiliki pengaruh paling besar. Kapten Belanda karismatik Ruud Gullit, di musim pertamanya di Milan, berhasil membantu klub memenangkan Scudetto untuk pertama kalinya dalam 9 tahun. Untuk membeli Gullit, AC Milan membayar rekor jumlah transfer saat itu kepada PSV Eindhoven. Tetapi akhirnya mereka bisa mendapatkan ganjarannya dengan cepat.

Marco van Basten bermain untuk Ajax di Amsterdam sebelum pindah ke AC Milan. Di Belanda, dia menjadi pencetak gol di liga selama empat musim dari 1983 hingga 1987, mencetak 117 gol dalam 112 pertandingan. Di tahun 1987, dia juga mencetak satu-satunya gol dalam final Piala UEFA. Itulah trofi Eropa terakhir yang dilewatkan Ajax. Jadi itu sebuah hadiah perpisahan yang luar biasa bagi klub, ketika petualangan baru menunggu di Italia.

Sama seperti Van Basten, Frank Rijkaard juga memulai karir profesionalnya di atas lapangan untuk Ajax. Dia tinggal di bagian yang sama di Amsterdam seperti Ruud Gullit selama masa remaja mereka. Setelah menjadi pemain terbaik Eropa bersama Belanda di tahun 1988, dia melengkapi Trio Belanda AC Milan. Pada akhirnya, setiap pemain ini memainkan peran signifikan dalam karir mereka satu sama lain.

AC Milan nyaris sulit dikalahkan dan memainkan gaya sepak bola revolusioner, menunjukkan skill yang tidak pernah dilihat sebelumnya di Serie A. inilah bagian dari rencana utama pemilik klub. Di tahun 1986 seorang pengusaha Silvio Berlusconi membeli klub dan menyelematkan mereka dari kebangkrutan. Berlusconi menunjuk manajer pertama Arrigo Sacchi untuk memimpin tim. Dia diikuti oleh Fabio Capello, mantan pelatih Italia dan Inggris. Rossoneri kemudian membeli trio Belanda ini, di mana mereka ketika itu sudah memiliki pemain seperti Franco Baresi, Paolo Maldini dan Carlo Ancelotti. Inilah awal dari sebuah era yang bisa dibilang paling sukses dalam sejarah AC Milan.

Biografi singkat Carlos Tevez

August 12th, 2015

12-carlos-tevez

Tevez adalah seorang pemain sepak bola professional asal Argentina yang saat ini bermain untuk Juventus. Namalengkapnya adalah Carlos Aberto Tevez. Dia lahir di Ciudadela, Buenos Aires, Argentina tanggal 5 Februari 1984. Dia dibesarkan di kawasan Ejercito de Los Andes, lebih dikenal dengan nama “Fuerte Apache”. Sehingga, dia sering kali dijuluki “El Apache”. Di atas lapangan, dia selalu bermain sebagai seorang penyerang. Tevez juga telah mencatatkan lebih dari 50 penampilan untuk tim nasional Argentina, mencetak 14 gol sejauh ini.

Tevez dianggap sebagai salah satu prospek berbakat yang muncul dari Argentina. Carlos Tevez merupakan seorang pemain bola Argentina yang berskill tinggi yang punya kemampuan bermain bola sangat tinggi. Dia juga pemain yang sangat bersemangat meski berpostur kecil. Keberanian dan kekuatan adalah ciri dari permainannya. Selain rekan setimnya Lionel Messi, dia juga dijuluki sebagai “Diego Maradona Baru”. Maradona sendiri menjulukinya sebagai seorang “nabi Argentina di abad 21.”

Di tingat klub, Tevez sempat bermain untuk Boca Junior, 2001-2004, Corinthians, 2004 -2006, West Ham United, 2006-2007, Manchester United, 2007-2009, dan Manchester City, 2009-2012, Juventus, 2012-sekarang. Tahun 2008, setlah membantu Manchester Untied memenangkan Liga Champions, Tevez melakukan kepindahan yang kontroversial ke Manchester City.

Carlos Tevez telah mengoleksi banyak penghargaan untuk karirnya sebagai pemain bola professional. Di tingkat klub, bersama Boca Jniors dia memenangkan Primer Division (Apertura 2003), Copa Libertadores, 2003, Copa Sudamericana, 2004, dan Piala Interkontinental, 2003. Bersama Corinthians dia memenangkan Campeonato Brasileiro Serie A, 2005. Dan bersama Manchester United dia memenangkan Liga Primer, 2007-08, 2008-09, FA Community Shield, 2008, UEFA Liga Champions, 2007-08, Piala Dunia antar klub 2008, dan Football League Cup 2008-09.

Di tingkat internasional, dia meraih medali emas Olimpiade 2004 dan kejuaraan Copa America U20 tahun 2003. Sebagai pemain, beberapa penghargaannya meliputi pemain terbaik Copa Libertadores 2003, Silver Olimpia, Golden Olimpia, Sepatu Emas Olimpiade 2004, Campeonato Brasileiro 2005, Placar Bola de Oura 2005, Pemain terbaik Amerika selatan 2003, 20024 dan masih banyak lagi.

Sejarah singkat Old Trafford Stadium

August 9th, 2015

12-old-trafford-stadium

Old Trafford Stadium sudah jadi markas Manchester United sejak 1910, dengan jeda delapan tahun dari 1941 hingga 1949, setelah kerusakan yang dialami karena Perang Dunia Kedua. Selama kurun waktu itu, United harus berbagi stadion mereka dengan rival sekota, Manchester City.

Old Trafford merupakan tempat dengan kapasitas 75 ribu fans dan merupakan stadion kedua terbesar di Inggris, setelah Wembley di London. Ini juga jadi stadion terbesar ke sebelas di Eropa. Akan tetapi, bangunan ini dimulai dengan kapasitas 80 ribu penotnon dan dalam beberapa perkembangan selama 30 tahun bangunan ini kembali ke angka yang awal. Tempat duduk tambahan dibangun di tribun Utara, Barat dan Timur dan saat ini tribun tambahan juga nampak akan dibangun di arah Selatan yang akan meningkatkan kapasitas jadi 90 ribu penonton.

Old Trafford didanai oleh juragan kaya, John Henry Davies yang juga tengah mengelola klub dan menyelamatkannya dari kebangrkutan. Tahun 1909 Davies memutuskan Bank Street stadium ini, dengan tanah yang buruk, bau karena dekat pabrik dan lumpur yang membuatnya sulit dimainkan, bukanlah tempat yang cocok bagi sebuah tim yang baru memenangkan FA Cup dan dia mendonasikan uangnya untuk membangun stadion khusus bagi mereka.

Setelah mencari tempat yang baik, dia berhasil menemukan lokasi yang kita kenal saat ini. Stadion ini awalnya diproyeksikan akan memiliki kapasitas 100 ribu penonton. Akan tetapi, karena kekurangan dana, kapasitas itu dikurangi jadi hanya 80 ribu.

Old Trafford tetap menjadi stadion non-seater (tempat duduk beraris) hingga tahun 1990 ketika pemerintah mengharuskan stadion Divisi Utama dan Kedua harus memiliki seater, tempat duduk masing-masing per penonton. Proses renovasi saat itu telah mengurangi kapasitas stadion hanya menjadi 44 ribu penonton saja. Akan tetapi, popularitas dari klub ini berhasil meluluhkan investor dan pengerjaan stadion terus berlanjut dan kapasitas ini bisa kembali ke angka awal di 75 ribu penonton.

Bagi banyak fans Manchester United, Old Trafford merupakan simbol dari tim mereka. Ini merupakan tempat ziarah bagi mereka dan jika stadion terus berkembang, tempat ini juga punya potensi jadi simbol sepak bola di Inggris.

 

Siapa penemu sepak bola?

July 26th, 2015

7-penemu-sepak-bola

Sepak bola merupakan kata yang membingungkan dan menghibur dan sebuah olah raga yang melambungkan kebanggaan sebuah Negara dan juga kekuatan dari para atlet. Jadi, siapa yang benar-benar menemukan sepak bola?

Kanada

Beberapa pihak mengklaim jika sepak bola adalah permainan Kanada yang sesungguhnya dan orang Kanadalah yang menemukan sepak bola. Ditemukan oleh pergantian tentara Inggris yang masuk di Quebec tahun 1600’an. Universitas Kanada kemudian memperkenalkan permainan ini ke kampus-kampus Amerika. Diberitakan bahwa saat Amerika pertama mendengar kata sepak bola, Kanada sudah duluan memiliki liga-liga sepak bola professional.

Cina

Beberapa orang mengatakan sepak bola ditemukan oleh Cina ribuan tahun lalu. Cina kuno dikatakan telah menendang sebuah bola untuk berlatih dan juga hiburan. Dikatakan bahwa Inggris hanya menemukan ulang olah raga setelah menjelajah dan menemukan olah raga ini di tanah yang jauh sekali. Jadi sebetulnya apakah orang Cina yang menemukan sepak bola?

Roma

Mereka mengatakan semua dimulai di Roma. Masyarakat Roma mulai bermain bola dengan cara yang berbeda saat itu, dikatakan bahwa mereka awalnya melempar dan menendang kepala babi sambil bermain taruhan. Mereka merasa permainan ini menyenangkan dan menghibur karena itu permainan ini jadi olah raga dan kemudian mereka menganggap merekalah yang menemukan sepak bola.

Inggris

Adalah orang Inggris yang menemukan sepak bola, benarkah? Dialporkan bahwa bentuk permainan sepak bola yang sekarang pernah dimainkan di Inggris sejak tahun 1200. Sebagai buktinya, mereka menunjukkan permainan yang pernah dilihat di yunani, diyakini itulah awal mula dari sepak bola. Etapi permainan ini katanya dilarang oleh King Henry VI dan di abad 19, diagikan menjadi dua permainan utama; sepak bola dan juga rugby. Dan karena American Football berkembang cepat dari rugby, jenis sepak bola Inggris pada dasarnya berhak mengklaim asal muasal dari kedua cabang olah raga tersebut.

Siapa pun penemu pertama sepak bola, pastinya para penemu tersebut tidak akan pernah menyangkan jika olah raga yang mereka kembangkan akan jadi olah raga paling terkenal di seluruh muka bumi sekarang ini.

Klub asal ibu kota Inggris, London

July 23rd, 2015

7-klub-asal-london

London dikarunia dengan begitu banyak klub sepak bola professional yang saat ini masih bermain dan tersebar di beberapa divisi di Liga Inggris. Di antara sekian banyak klub professional, nama Chelsea dan Arsenal merupakan dua nama populer dari klub asal ibu kota ini. Tetapi, ada beberapa klub lainnya yang mungkin tidak disangka-sangka berasal dari London. Berikut daftarnya.

Tottenham Hotspurs

Tim terkenal Spurs tahun 1961, masih diingat oleh banyak pecinta sepak bola lama, dianggap jadi salah satu tim terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris. Mereka berhasil mencapai gelar doubles yang saat itu belum bisa dicapai sejak Aston Villa terakhir kali meraihnya tahun 1897.

Hasil itu telah menghidupkan tim Spurs. Tetapi Spurs punya tradisi panjang memainkan sepak bola indah sehingga ada banyak sekali pertandingan menarik di White Hart Lane khususnya dengan rival London Utara terdekat mereka, Arsenal.

Tahun 1963, Spurs menjadi klub Inggris pertama yang memeanngkan trofi Eropa – Piala Europan Cup Winners. Di tahun 1970an, mereka berhasil memeanngkan Football League Cup sebanyak dua kali dan pemenang lain dalam Piala UEFA tahun 1972. Di tahun 1980an, Spurs memenangkan sejumlah trofi: FA Cup dua kali, FA Community Shield dan UEFA Cup 1983-84. Di tahun 1990an, mereka memenangkan FA Cup dan Football League Cup tahun 2008, mereka mengalahkan Chelsea dalam final Football League Cup. Kemenangan itu berarti Tottenham telah memenangkan trofi dalam setiap enam dekade terakhir – sebuah pencapaian yang baru bisa disamakan oleh Manchester United.

Watford

The Hornets, Watford Football Club erada di Watford, Hertfordshire. Mereka bermain di zona Championship. Klub ini didirikan than 1881, dan bermain di sejumlah tempat sebelum pindah permanen di Vicarage Road tahun 1922, di mana mereka tetap bermain sampai sekarang. Sejak 1997, mereka berbagi stadion dengan Saracnes Rugby Club. Watford tercatat memiliki rivalitas panjang dengan Luton Town.

West Ham United

The Hammers, West Ham bermain di upton Park (Boleyn Ground), di London Timur sejak 1904 dan dibentuk tahun 1895.

Mereka tampil dalam final FA Cup pertam ayang diselenggarakan di Wembley 1923 menghadapi Bolton Wanderers. Klub ini telah memenangkan FA Cup tiga kali, 1964, 1975 dan 1980. Mereka juga jadi runner up dua kali, tahun 1923 dan 2006.